Strategi Guru Dalam Menerapkan Enam Aspek Perkembangan Anak Usia Dini Pada Kurikulum Merdeka Melalui Metode Storytelling Di Ra Assyafiq

Iseu Siti Rohilah, 2202008 (2025) Strategi Guru Dalam Menerapkan Enam Aspek Perkembangan Anak Usia Dini Pada Kurikulum Merdeka Melalui Metode Storytelling Di Ra Assyafiq. S1 thesis, Institut Darul Falah Bandung Barat.

[thumbnail of (Cover).pdf] Text
(Cover).pdf - Published Version

Download (71kB)
[thumbnail of (Bab1).pdf] Text
(Bab1).pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (21kB)
[thumbnail of (Bab2).pdf] Text
(Bab2).pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (79kB)
[thumbnail of (Bab3).pdf] Text
(Bab3).pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (56kB)
[thumbnail of (Bab4).pdf] Text
(Bab4).pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (143kB)
[thumbnail of (Bab5).pdf] Text
(Bab5).pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (16kB)
[thumbnail of (Daftar Pustaka).pdf] Text
(Daftar Pustaka).pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (71kB)
[thumbnail of (Lampiran).pdf] Text
(Lampiran).pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (643kB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi guru dalam menerapkan enam aspek perkembangan anak usia dini sesuai dengan Kurikulum Merdeka melalui metode Storytelling di RA Assyafiq. Enam aspek perkembangan tersebut meliputi nilai agama dan moral, fisik motorik, kognitif, sosial emosional, bahasa, dan seni. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini terdiri dari guru kelas B, kepala sekolah, serta orang tua peserta didik RA Assyafiq. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru di RA Assyafiq menggunakan metode Storytelling dalam kegiatan pembelajaran secara trintegrasi untuk mengembangkan enam aspek perkembangan anak. Storytelling dilakukan secara lisan, menggunakan ekspresi wajah, intonasi, gerakan tubuh, serta media sederhana. Dalam penerapannya, Storytelling mampu meningkatkan kemampuan berbahasa anak, membentuk karakter moral, merangsang daya pikir, mengembangkan ekspresi seni, serta memperkuat aspek sosial emosional dan motorik anak. Meskipun terdapat beberapa kendala seperti keterbatasan media pembelajaran dan kurangnya pelatihan guru, guru mampu mengatasinya dengan kreativitas serta pendekatan yang adaptif terhadap karakteristik anak. Dengan demikian, metode Storytelling merupakan strategi yang efektif dan menyenangkan dalam mendukung perkembangan holistik anak usia dini dalam konteks Kurikulum Merdeka

Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: Strategi Guru, Storytelling, Enam Aspek Perkembangan, Kurikulum Merdeka, Anak Usia Dini.
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > B Philosophy (General)
Divisions: Fakultas Tarbiyah > Pendidikan Islam Anak Usia Dini
Depositing User: Iseu Siti Rohilah
Date Deposited: 14 Jan 2026 06:07
Last Modified: 14 Jan 2026 06:07
URI: https://repo.indaf.ac.id/id/eprint/44

Actions (login required)

View Item
View Item